Wednesday, March 26, 2014

umpan pancing

Memancing ikan  baik di air tawar maupun air laut bagi beberapa orang merupakan kegiatan olahraga untuk sekedar mendapatkan keringat, sebagai penyalur hobi untuk menghalau stress atau sebagai suatu profesi bagi nelayan untuk mencari nafkah. Memancing biasanya dilakukan pada siang hari (dari pagi hingga petang) atau dapat  juga malam hari tergantung lokasi dan jenis ikan tangkapan.
Memancing ikan sepertinya mudah saja, kita hanya melemparkan umpan, kemudian ditunggu hingga umpan dimakan ikan,  gulung lalu angkat. Tapi kenyataannya tidak seperti itu, memancing juga memerlukan sedikit keahlian khusus.
Mulai dari teknik memilih lokasi memancing, misalnya tempat terdalam pada empang, pertengahan kolam yang terdapat pancuran air, tempat masuk atau keluarnya air atau yang banyak tanaman rambat yang menjuntai ke air, teknik melontar, cara melakukan strike, hingga cara memilih umpan yang cocok dengan jenis ikan dan lokasi memancing.
Dari sekian banyak hal yang mesti menjadi perhatian kita saat memancing, dalam kesempatan ini kita akan membahas yang terakhir yaitu umpan mancing.
Umpan Mancing
Umpan merupakan satu bagian dari alat pancing. Disini umpan berfungsi untuk menarik perhatian ikan target sehingga ikan tersebut tertarik untuk memakannya.
Jenis-jenis umpan mancing
Secara garis besar umpan dapat dibagi menjadi dua, yaitu umpan alami dan umpan tiruan.
  1. Umpan alami adalah umpan yang sama atau secara kimiawi mirip dengan makanan ikan tersebut di habitat aslinya misalnya cacing, udang, ikan, ubi, pelet dan sebagainya.
  2. Umpan tiruan adalah umpan khusus untuk ikan-ikan predator baik air tawar maupun air laut yang dibuat sedemikian rupa sehingga bentuk dan gerakannya menyerupai makanan alami ikan tersebut di habitat aslinya. Beberapa tipe umpan tiruan meliputi:  popper, metal jig, minnow, konahead, spoon, feather jig, crankbait, spinner, jig head, soft plastic lure, sabiki (kotrekan) dan sebagainya.
Sebelum kita berangkat memancing agar hasil pancingannya tidak mengecewakan berikut beberapa tips yang bisa Anda lakukan:

1. Tentukan dulu jenis ikan terget kita, apakah sudah sesuai dengan umpan pancing kita. Jangan pernah berpikir semua ikan suka dengan cacing, di beberapa lokasi pancing ikan gemar dengan udang, cumi kecil, atau umbi-umbian. Memancing di kolam dengan ikan yang baru datang dari tempat pembiakan, memerlukan strategi yang berbeda dengan memancing di sungai. Sebaiknya sebelum berangkat memancing, cari informasi dulu kepada teman yang sudah berpengalaman, dilokasi tempat kita akan memancing biasanya pake umpan apa.
2. Buat umpan pancing langsung di lokasi tempat kita memancing. Agar rasanya tetap terjaga  dan kelihatan segar ketika di umpankan pada ikan.
3. Jika memancing di laut, jangan membuat umpan mancing yang melebihi takaran. Lebih baik Anda memperkirakan terlebih dahulu. Belum tentu umpan pancing yang banyak akan disukai ikan yang lewat.
4. Selama memancing, hindari menjemur umpan pancing dalam  keadaan terbuka. Karena dapat membuat umpan menjadi basi, tutuplah wadahnya dan hindari terkena sinar matahari langsung.
6. Kenali jenis air termasuk warna atau bau air, apakah air deras atau empang biasa, akan berpengaruh terhadap umpan yang dipakai.
7. Sebelum berangkat, berdoa dulu pada Yang Kuasa, atau minta doa restu dari orang tua, istri agar mendapatkan ikan yang banyak.
Berikut beberapa contoh umpan yang bisa Anda gunakan
Umpan Dasar (Umum)
Banyak orang berpendapat umpan ini baik untuk ikan yang baru didapat dari pembiakan atau pembesaran karena pada kolam pembesaran, ikan cenderung diberi pellet sebagai umpan atau  makanannya :
Bahan-bahannya :
- Pelet halus 1 bungkus
- Kuning telur bebek 1 butir
- Ikan Sarden 1 kaleng kecil
- Kroto secukupnya
Cara Membuat :
Pertama-tama buang dulu bumbu sarden kemudian ikan sarden dihaluskan, dicampur dengan kuning telur bebek,  diaduk sampai rata, campurkan pellet halus sedikit demi sedikit hingga adonan dapat dipulung dan rekat dengan baik. Saat memancing adonan dicampur dengan kroto.
Umpan Hijau
Umpan ini baik dipergunakan untuk  memancing di empang yang airnya berwarna hijau dan berbau.
Bahan-bahan :
- Ubi rebus 1 buah ukuran sedang
- Tomro 2 sendok makan
- Susu bubuk 2 sendok makan
- Santan Kara secukupnya
- Air panas 2 sendok makan
- Kroto secukupnya
- Tuna 1 kaleng
Cara membuatnya :
Ubi rebus diparut, sementara itu Tomro, susu bubuk, santan Kara dan air panas diaduk menjadi adonan.  Masukan parutan ubi rebus dan tuna yang telah dihaluskan ke dalam adonan, kemudian masukan kedalam kantong plastik dan dikukus selama 30 ~ 45 menit, saat memancing campurkan dengan kroto.
Umpan Telur Bebek
Umpan ini bisa digunakan untuk yang hobi mancing di empang atau rawa.
Bahan-bahan :
Telur bebek 4 butir
Mie instan 1 bungkus
Pellet 3 sendok makan
Ikan  tongkol ¼ kg
Keju 2 ons
Susu bubuk 1 sachet
Essen daun pandan Ubi Jalar secukupnya
Cara membuat :
Mie instan dan pellet dihancurkan menjadi tepung. Telur bebek digodok sampai matang dan diambil kuning telurnya saja. Keju diparut sampai halus. Ubi jalar dan ikan tongkol dikukus sampai lembek jangan lupa dibuang kulit dan durinya. Setelah semua bahan siap, campur kesemua bahan tersebut dalam satu wadah. Lalu aduk bersama susu dan essen, campur dengan air bila diperlukan.

Umpan Udang
Udang windu 300 gr
Daun pandan 2 helai
Sagu 5 sendok makan
Pellet 200 gr
Minyak tuna  secukupnya
Cara membuat :
Bersihkan dan buang bagian kepala udang. Kemudian udang direbus bersama daun pandan. Setelah matang, ditandai dengan warna udang yang kemerahan, tiriskan udang tersebut sampai kering. Lalu tumbuk daging udang sampai sedikit kasar. Berikutnya air bekas rebusan udang dipanaskan kembali dan digunakan untuk merebus sagu. Saat sagu mulai meleleh, masukkan udang kedalamnya dan aduk hingga merata.
Pada saat akan digunakan, teteskan minyak tuna secukupnya dan tambahkan pellet yang berfungsi sebagai pemberat.

Umpan Ubi
Bahan-bahan :
Ubi  jalar manis 3 buah
Tuna 1 kaleng
Pelet merah 2 bungkus
Chiki Snack keju 2 bungkus
minyak ikan (Scott’s Emultion White) 1 tutup botol
Cara membuat :
Kukus ubi jalar, parut dan haluskan. Remas Chiki Snack hingga hancur, campurkan dengan adonan aduk lagi sampai rata. Tuna kaleng dibuka tuangkan minyaknya saja tambahkan sedikit air tuang lagi ke adonan (daging ikan dapat dipakai ke umpan lain). Masukkan pelet dan minyak ikan Scott’s, aduk hingga merata.
Campurkan kroto atau daging belut saat akan dipakai.

Berikut adalah contoh umpan mancing di laut:

Bahan-bahan :
Kroto  beras  2 kg
Telur ayam 2 butir
Tepung ketan 500 gr
Daun pandan secukupnya
Cara membuatnya
Rendam  kroto dengan air yang sangat panas. Lalu sisihkan kotorannya, dan ambil bagian yang putihnya saja. Telur dikocok perlahan, dan tambahkan tepung ketan sedikit demi sedikit. Aduk dan ratakan dengan menambahkan sedikit air, dengan upaya tidak encer tetapi mengental dan menggumpal. Lalu masukkan kroto yang telah disisihkan tadi, aduk pelan-pelan agar kroto tidak hancur, lalu gunakan daun pisang untuk membungkus adonan serta tambahkan daun pandan hingga wangi. Bungkus menjadi bagian-bagian yang kecil, dan dikukus dengan api sedang.
Siapkan kroto yang segar untuk diguling-gulingkan pada kukusan kroto tadi. Hingga kroto segar dan kroto kukusan dapat menyatu. Umpan siap dipakai.
Selamat mencoba dan selamat memancing.

Lure dari sendok

LURE DARI SENDOK MAKAN


Umpan adalah bagian dari alat pancing. Umpan berfungsi untuk menarik perhatian ikan sasaran sehingga ikan tersebut tertarik untuk memakan atau mengigitnya.Memancing Dengan Umpan Palsu / Tiruan atau lebih dikenal dengan sebutan lure lebih banyak digunakan pada teknik menonda (trolling).

Umpan palsu didesign menyerupai bentuk-bentuk hewan air seperti ikan, kodok, udang, dll, yang berfungsi untuk mengelabui atau menarik perhatian ikan-ikan supaya mendekati mata kail. Biasanya umpan palsu ada yang terbuat dari bahan karet, kayu, fiber, metal, dan bulu-bulu

Tapi kali ini ada tips untuk pancinger yang kreattif. Ini adalah kreatatifitas dari seseorang yang sangat kreatif, dengan membuat umpan dari sendok makan yang pastinya lebih murah dari umpan buatan pabrikan. 

Potong bagian gagang sendok, kemudian kasih lubang pada bagian atas dan bawah sendok dan masukan ring yang digunakan untuk menyambung kili-kili dan menyambaung treble hook. Untuk menambah aksinya bisa juga dipasangkan skirt (rumbai) pada treble. Sangat simple bukan? Umpan spoon dari sendok siap digunakan untuk menangkap ikan buruan anda.

Kini anda dapat memprakekannya sendiri dirumah. Bila dulu semua barang-barang yang rusak atau bekas itu anda fikir sudah tidak bisa terpakai lagi, kini bisa anda manfaatkan menjadi barang yang sangat berguna. Terutama sendok bekas, yang kini bisa anda sulap menjadi umpan palsu untuk mngelabui ikan tanggapan anda

macam-macam lure

Umpan palsu / Artificial Lures didesign menyerupai bentuk-bentuk hewan air seperti ikan, kodok, udang, dana lain – lain yang berfungsi untuk mengelabui atau menarik perhatian ikan-ikan supaya mendekati mata kail. Umpan palsu ada yang terbuat dari bahan karet, kayu, fiber, metal, dan bulu-bulu. 
Macam – macam umpan palsu antara lain:
a. Floating Plug
Umumnya bibir umpan terbuat dari bahan plastik atau alumunium yang sifatnya ringan, supaya umpan bisa mgengambang di permukaan air. Panjang umpan +/- 3-34 cm, dengan berat +/- 2-100 gr.
Floating Artificial Lures / Umpan palsu
b. Sinking Plug
Umumnya umpan jenis sinking bersifat berat, supaya umpan bisa tenggelam dalam air. Sinking Plug dibagi dua jenis yaitu:
  • Slow sinker, umpan hanya mencapai pertengahan kedalaman air.
  • Fast Sinker, umpan tenggelam sampai ke dasar.
Panjang umpan +/- 7-34 cm, dengan berat +/- 7-130 gr.
Sinking Artificial Lures / Umpan palsu
c. Rapping Plug
Umumnya umpan hanya mencapai kedalaman pertengahan air, dan bergerak zig zag seperti ikan hidup. Panjang Umpan +/- 4-10 cm, dengan berat +/- 5-27 gr.
Rapping Plug Artificial Lures / Umpan palsu
d. Popping/ Popper
Umumnya umpan berada di permukaan air dan gerakan umpan membuat air memercik. Panjang Umpan +/- 4-34 cm, dengan berat +/- 5-100 gr.
Popper Artificial Lures / Umpan palsu
e. Konahead
Umpan yang memiliki skirt yang terbuat dari bahan karet dan berbentuk seperti cumi-cumi, dan umumnya digunakan untuk trolling.
konahead Artificial Lures / Umpan palsu
f. Squid
Umpan terbuat dari bahat kayu dan plastik dengan mata kail berbentuk seperti payung, dan umumnya digunakan untuk memancing cumi-cumi. Panjang umpan +/- 7-11 cm, dengan berat +/- 10-18 gr.
Squid Artificial Lures / Umpan palsu
g. Spoon
Umpan terbuat dari bahan metal, dengan berat yang beragam +/- 14-35 gr. Umumnya digunakan untuk jigging.
Spoon Artificial Lures / Umpan palsu
h. Spinner
Umpan yang sudah dilengkapi atau divariasikan dengan spoon/blade dan bulu-bulu, spoon tersebut akan berputar mengelilingi lure didalam air, sehingga menimbulkan getaran atau dengung suara yang akan membuat ikan-ikan mendekat.
Spinner Artificial Lures / Umpan palsu
i. Flies
Umpan yang divariasikan dengan bulu-bulu dan didesign menyerupai bentuk serangga. Umpan tersebut akan mengambang diatas permukaan air, mirip dengan serangga asli.
Flies Artificial Lures / Umpan palsu
j. Umpan Karet
Umpan yang terbuat dar bahan karet dengan bentuk yang bervariasi, dan untuk pemakaiannya umumnya dipasangkan pada jighead, jig hook dan worm hook.
Artificial Lures / Umpan palsu
k. Lain-lain
Selain lure yang berbentuk ikan, dewasa ini lure juga didesign mengambil bentuk hewan air seperti kodok, udang, tikus, dsb.
Artificial Lures / Upman palsu

Cara pembuatan lure :)

Mancing tidak selamanya harus menggunakan umpan alami ato umpan hidup istilah yang bagi senior mancing nyebutnya livebait.Umpan mancing menentukan keberhasilan kita untuk mengangkat mahkluk air ini selain dari faktor keberuntungan,tentunya ikan yang akan menjadi sasaran adalah jenis predator.Ada beberapa jenis Ikan predator yang hidup di air tawar misalnya Hampala,gabus,bawal.sedangkan untuk dilaut hampir kebanyakan adalah ikan jenis predator,namun tidak semuanya.Nah supaya cacing di pekarangan rumah tetep terjaga kelestariannya dan tidak perlu membeli udang atau umpan hidup yang lainnya maka inisiatif lain kita menggunakan umpan buatan atau lure .Lure merupakan sebuah umpan tiruan yang terbuat dari kayu,plastik,ataupun mika.Bentuk dari lure bermacam-macam,misalnya ikan,kodok atau serangga.Namun karena untuk membeli lure kita kudu merogoh kocek yang ga dikit kalo kita belinya ga cuma satu atau dua lure.
Maka berdasarkan pengalaman ini saya akan mencoba berbagi ilmu tentang cara membuat lure sendiri untuk memancing dengan cara casting .Sebelum langkah-langkah pembuatan yang perlu kita perhatikan supaya lure yang akan kita buat sesuai dengan apa yang yang kita harapkan,yaitu dapat menarik daya tarik ikan untuk memakannya.Untuk membuat lure sendiri yang perlu disiapkan adalah bahan-bahan sbb:

1.kayu ( disini saya menggunakan kayu sisa packing barang kiriman )
2.Lem perekat jenis Epoxy
3.Kawat stain less anti karat,bisa kawat dari bahan nikelin ( saya mengunakan kawat untuk penjepit kertas )

Alat-alat:
1.pisau cutter
2.gergaji besi
3.amplas halus
4.pensil/spidol
5.cat warna putih sebagai dasaran,warna lain sesaui selera

Pertama-tama gambarlah model bentuk pada permukaan kayu menggunakan pensil/spidol,bisa bentuk ikan atau serangga.Kemudian potonglah kayu sesuai dengan gambar td dengan gergaji,setelah terpotong bentuklah menggunakan pisau cutter kayu sesuai desain yang telah digambar.Setelah jadi sesuai bentuk,amplas supaya permukaan kayu menjadi halus,agar proses pengecatan badan lure menjadi sempurna.
Setelah jadi membentuk badan lure kemudian belahlah pada sisi bawah badan lure dari leher hingga ekor,belahan ini nantinya untuk menempatkan kawat.Bentukleh kawat bekas dari penjepit kertas untuk lubang trebel hook swivel dan trebel hooknya.Setelah pembentukan kawatnya jadi kemudian sisipkan kawat tersebut pada lubang sayatan body lure,jangan lupa berikan pemberat dari timah atau bola besi bekas bearing ditengahnya.Tujuannya supaya gerakkan lure bisa megal-megol menyerupai ikan yang asli,setelah itu tutup lubang dengan lem expoxy.Kemudian rapikan bekas lem dengan amplas.Untuk memastikan gerakan lure sudah sesuai atau belum bisa kita coba dulu di bak mandi atau kolam depan rumah,bila gerakkan lure belum sesuai maka perlu disesuaikan timah pemberat ( dikurangi atau ditambah beratnya)sampai ketemu berat yang ideal.
Proses terakhir adalah pengecatan,gunakan cat warna dasar putih kemudian warna finishing sesuai selera kita,namun buatlah warna body lure semenarik dan semirip mungkin dengan warna ikan yag asli.
Jadi juga deh lure buatan sendiri,tinggal dicobain aja di kolam bawal,dikali atau laut yang banyak ikan predatornya.Selamat mancing dengan lure buatan sendiri.

Berikut gambar urut-urutan cara pembuatan lure :
1.Membuat desain gambar ikan pada kayu

2.Kayu yang sudah dibentuk menyerupai ikan

3.Bagian bawah lure diberi lubang sayatan untuk menempatkan kawat

4.Cara membuat simpul kawat untuk leader dan treeblehook


5.Cara menempatkan kawat pada badan lure

6.Proses pengecatan


7.Proses pengeringan


8.Lure yang sudah jadi siap untuk dicoba

PEMBUATAN UMPAN PANCING BUATAN

Cara Membuat Umpan Pancing Buatan
Cara untuk perut ikan adalah melalui bola matanya, dan ikan umpan adalah obyek yang menyerupai salah satu makanan alami yang ikan mungkin menemukan menarik. Tujuan dari godaan adalah dengan menggunakan gerakan, warna, dan getaran untuk menarik perhatian ikan dan menyebabkan dia menggigit hook. Umpan juga tampaknya memiliki tujuan untuk menarik perhatian nelayan. Olahraga memancing sekarang menjadi bisnis besar, dengan lebih dari $ 620.000.000 digunakan untuk umpan memancing di 1991.
Umpan jatuh ke dalam beberapa kategori, masing-masing dengan karakteristik tertentu yang menarik perhatian ikan. Semua umpan harus terus bergerak ketika mereka berada di air yang akan efektif dalam meniru tindakan umpan hidup.
Sendok adalah yang paling sederhana bentuk iming-iming. Seperti namanya, mereka bulat potongan logam datar, seperti semangkuk sendok di meja makan. Mereka bisa berwarna atau dipoles pada kedua sisi dan menggunakan kilatan cahaya yang dipantulkan menyerupai ikan kecil. Sebuah hook tunggal dapat diikat di dalam mangkuk sendok, atau tiga cabang (treble) hook dapat dilampirkan ke salah satu ujung melalui lubang kecil. Sebuah lubang di ujung digunakan untuk memasang pancing. Berat logam membuatnya mudah untuk melemparkan, troll, dan mengambil.
Pemintal lebih rumit dalam penampilan dengan beberapa bagian. Sebuah poros kawat membentuk tulang belakang dari spinner, dan memiliki loop atau mata di kedua ujungnya, satu untuk memasang pancing dan yang lainnya untuk hook. Tubuh pemintal adalah tetap sepanjang tulang belakang logam. Hal ini dapat terbuat dari deretan manik-manik berwarna atau koleksi cincin logam atau silinder yang gemerlap dan secercah. Sebuah rok rambut terbuat dari ekor tupai dapat menambahkan bunga. Dekat mata atas, oval logam datar, mirip dengan sendok, terpasang dengan kawat halus. Oval ini disebut pisau pemintal; di dalam air, berputar ke seluruh tubuh untuk memberikan ikan-memikat gerakan.
Spinnerbaits juga dikenal sebagai jepit rambut memikat karena mereka memiliki duri kawat yang dibengkokkan membentuk v-bentuk, seperti sebuah jepit rambut menyebar. Pemintal Sebuah ditransfer ke mata di salah satu ujung spinnerbait tersebut. Di ujung lain, kail yang tersembunyi di rok. Pancing terikat pada tikungan membentuk dua lengan dari godaan. Umpan ini relatif besar dan memiliki dua poin dari tindakan dalam rok dan spinner. Buzzbaits adalah sepupu dekat spinnerbaits dan memiliki baling-baling kecil di satu lengan bukan spinner. Baling-baling menarik tangkapan oleh getaran daripada cahaya berkedip.
Plug mencakup berbagai macam umpan. Awalnya, plug adalah sepotong kayu atau gabus berbentuk seperti ikan kecil dengan kait pada perut dan ekor. Sekarang istilah ini mencakup semua kayu atau benda plastik yang berbentuk seperti ikan kecil, baitfish lain, dan mangsa lain mulai dari lobster dan salamander dengan hewan pengerat kecil. Plug bisa kurang dari I (2,54 cm) panjang dan sampai 8 inci (20,32 cm) lama. Poppers, busi topwater juga disebut, mengapung di air sehingga mereka menyerupai katak atau permukaan-percikan baitfish. Plug disebut pengembara-penyelam busi mungkin memiliki beberapa set kait treble pada undersides mereka serta logam kecil atau plastik sendok, bibir disebut, dekat ujung garis godaan. Steker ini mengapung di permukaan air sampai nelayan mulai kumparan di iming-iming, maka penyelaman bawah permukaan air dalam meniru gerakan ikan kecil sebuah. Bibir menyebabkan tindakan menyelam. Crankbait A juga memiliki bibir yang menyebabkan untuk menyelam ketika diambil, tetapi memiliki tubuh yang lebih luas dan lebih dalam penyelaman (hingga 20 kaki [6,1 m]) dengan gerakan bergoyang-goyang seperti meronta dari sebuah baitfish. Jerkbaits atau stickbaits mengapung tapi tidak punya gerak penyebab perangkat seperti colokan lain. Nelayan harus memanipulasi ujung batang untuk membuat colokan hidup seperti.
Jig tampak terlalu sederhana untuk menjadi kenyataan. Mereka kait tertimbang dengan kepala mengarah tepat di belakang mata kail itu. Kepala dan hook datang dalam berbagai ukuran, berat, dan bentuk dengan rok dipasang tepat di belakang kepala untuk menyamarkan bagian bisnis hook. Untuk jig (juga disebut leadheads) menjadi efektif, mereka perlu menari di dasar sungai seperti ikan kecil atau crawdads, dan nelayan harus menerapkan gerakan hak untuk batang. Tindakan ini, yang disebut jigging, memberi mereka nama mereka. Jig sering memancing dengan apa yang disebut “pemanis” yang umpan baik umpan hidup atau plastik.
Umpan plastik adalah tiruan dari cacing, umpan ikan, bawah penghuni, dan bahkan ular dan amfibi. Mereka dibentuk dari plastik lunak, sering dalam warna seram, meskipun orang kulit hitam dan blues tampaknya lebih disukai oleh ikan. Sekali lagi, gerakan iming-iming dan efektivitasnya tergantung pada drama dari pemancing.
Sejarah
Gua-gua dan sisa-sisa permukiman kuno manusia telah ditemukan untuk memegang kait ikan diukir dari tulang dan dibentuk dari perunggu. Orang Yunani dan Romawi kuno baik memancing menganjurkan untuk olahraga, juga untuk makanan, tetapi penggalian arkeologi Cina dan Mesir telah menunjukkan bahwa pancing, kait, dan garis dikenal sejak 2.000 SM , Atau jauh lebih awal dari peradaban Yunani dan Romawi. Kait berduri perunggu digunakan oleh orang Mesir; ini kait yang dihasilkan dari paduan timah dan tembaga dibuat keras, kait yang kuat yang juga bisa bekerja sampai mereka sangat tipis dan kurang terlihat pada ikan. Orang Cina berputar pancing halus dari sutra dan digunakan beras dan ikan mas kecil untuk umpan.
Claudius Aelianus, seorang Romawi yang hidup pada abad ketiga Masehi, menulis lalat-memancing ikan trout dan jenis lain dari olahraga memancing. Dia membuat umpan bulu, timah, perunggu, dan liar babi hutan bulu dan bulu kuda digunakan dan rami pair untuk membuat pancing nya. Ada dokumentasi sedikit kemajuan dalam memancing sepanjang abad pertengahan dan periode Renaissance Eropa, tetapi, pada 1653, Izaak Walton menulis apa yang mungkin adalah buku yang paling terkenal yang pernah telah ditulis pada perikanan. The Compleat Angler Nya atau Rekreasi Man kontemplatif menggambarkan semua kebutuhan nelayan olahraga termasuk pancing, kait, lalat, dan sikap yang sesuai. Dia menulis tentang memancing ikan trout di sungai di pedesaan Inggris, dan gaya puitisnya menciptakan ideal yang berhubungan dengan olahraga memancing hari ini juga menggambarkan aspek-aspek praktis dari garis dan batang.
Pada 1830-an dan 1840-an baik di Inggris dan Amerika, pembuatan memancing mulai berubah dari monopoli para pengrajin individu untuk usaha manufaktur komersial. Dari awal 1900-an, perusahaan dari Heddon dan Pflueger di Michigan memimpin produksi umpan komersial dibuat. Umpan ini sering dirancang dari umpan yang terbukti hanya ditumbuk keluar dari sendok dapur tua atau whittled dari potongan-potongan kayu. Batang dan gulungan adalah buatan tangan oleh perhiasan dan pembuat jam dari awal 1800-an. Kerajinan ini mengalami perbaikan teknis sebanyak batang dan reel produksi menjadi komersial sepanjang 1870-an dan 1880-an. Kemajuan dalam pancing menunggu sampai setelah Perang Dunia II ketika nilon dikepang diikuti dengan garis monofilamen meningkatkan tingkat keberhasilan dalam semua jenis ikan. Dibantu oleh ketersediaan lebih banyak waktu luang, memancing meledak sebagai hobi dan olahraga.
Bahan Baku
Bahan untuk pembuatan ikan umpan termasuk logam, kayu, gabus, dan plastik, tergantung pada jenis iming-iming. Kebanyakan godaan keputusan, apakah produsen komersial atau amatir tidak membuat masing-masing komponen sendiri kecuali untuk potongan timah dituangkan dan beberapa plastik. Sebaliknya, pemasok khusus membuat bagian untuk produsen dan penggemar untuk berkumpul. Bagian logam termasuk kait, kawat, manik-manik, pisau, bantalan bola, cincin, loop, dan spacer. Jenis logam yang digunakan adalah stainless steel atau titanium, timah, dan beberapa kuningan. Potongan potongan, ukiran, dan kayu berbentuk dan gabus digunakan untuk tubuh steker. Tubuh plastik juga populer, dan banyak ornamen dan atraksi pada umpan adalah plastik, seperti rok dan penjaga gulma. Plastik umpan sendiri dapat dibentuk oleh hobi dengan logam cetakan sederhana berengsel dan plastik yang meleleh dan dituangkan.
Disain
Sementara desain umpan jatuh ke dalam beberapa kategori besar, seperti yang dijelaskan di atas, mereka juga dapat sangat individu.
Manufaktur
Proses
Proses manufaktur untuk dua jenis umpan yang rinci di bawah ini. Mereka adalah “pulsator spinnerbait,” Lures produk Nichols Incorporated (salah satu produsen iming-iming yang tersisa di Amerika Serikat), dan jig sederhana. Ini adalah dua dari umpan yang paling populer digunakan. Spinnerbait ini berasal sebagai peniti, dan dapat memancing di permukaan, di kedalaman, kecepatan, atau di bagian bawah sungai.
Membuat sebuah spinnerbait
* 1 Produksi spinnerbait dimulai dengan “R”-bend kawat atau kawat twist. Ini terlihat seperti jepit rambut atau bobbypin dengan hook pada akhir satu kaki dan tikungan dogleg di lain untuk membentuk suatu bentuk keseluruhan yang terlihat seperti sebuah “R” di bagian atas. Sebuah kawat twist yang mirip kecuali bahwa bagian atas bobbypin tersebut diputar-putar untuk membentuk bentuk Lubang. Kawat terhubung ke hook selama konstruksi kepala timah. Kawat dan kait terkait di mata kail dan ditempatkan dalam cetakan berengsel. Cetakan memiliki saluran khusus untuk memegang kawat yang muncul dari salah satu ujung jamur dan hook yang memiliki tikungan yang menonjol dari sisi lain. Cetakan adalah ukuran yang sesuai dengan kawat dan hook. Pada bergabung antara kawat dan hook, cetakan memiliki rongga kecil yang akan membentuk kepala. Cetakan ditutup dan milik sebuah pegangan terisolasi di pimpin cair dituangkan ke dalam saluran gated di bagian atas cetakan. Massa-produsen cetakan memiliki umpan sentrifugal di mana sejumlah umpan dapat dibuat sekaligus, dan tindakan sentrifugal berputar memimpin lunak ke semua sudut rongga cetakan. Dalam proses pencetakan-tangan, kepala cetakan yang dibuat secara individual.
* 2 Saat memimpin sudah mengeras dan didinginkan, kepala selesai dengan tangan lukisan atau penyemprotan, melampirkan prefabrikasi tongkat pada mata, dan finishing kepala dengan lapisan yang jelas yang melindungi mereka. Biasanya, epoxy atau polyurethane diterapkan.
* 3 Pada akhir kaki yang lain dari godaan, sepotong logam datar disebut pisau atau pemintal melekat ke mata kaki kawat. Beberapa konektor lainnya pergi antara pisau dan kawat, dan jumlah dan pemilihan buah dapat sangat bervariasi. Untuk contoh ini, sebuah bantalan bola, poros kecil, dan split ring yang melekat pada lingkaran di kawat-turun berkerut. Pisau juga memiliki kepribadian mereka sendiri, Colorado bulat, Indiana adalah air mata-drop berbentuk, dan willow terlihat seperti daun willow memanjang. Tindakan air terhadap pisau menyebabkannya berputar di dalam air dan flash dalam terang. Spinner mati-dipotong dari stainless steel atau titanium (untuk ringan), dan kadang-kadang mereka dicat untuk menambah daya tarik visual untuk ikan.
Dua varietas yang paling populer spinnerbaits adalah willow ganda atau tandem. Keduanya dimulai dengan kawat yang memiliki akhir lagi pisau. Willow ganda memiliki dua bilah willow. Yang pertama adalah tergantung dari cleavis, sebuah perangkat berbentuk tapal kuda dengan dua mata yang berulir ke kawat. Beads, poros, dan split ring yang terhubung ke ujung kawat, dan pisau willow kedua ditambahkan ke ring. Para spinnerbait tandem dirakit sama, kecuali pisau depan adalah Colorado, dan pemintal kedua adalah sebuah pohon willow. Sekali lagi, kombinasi dari manik-manik dan konektor dapat bervariasi tergantung pada desain produsen.
* 4 Kait pada kaki yang lain dari kawat tersebut masih terbuka. Untuk menyelesaikan spinnerbait, sebuah rok-penjaga plastik, karet, vinyl atau diselipkan di hook. Rok-penjaga tampak seperti sepotong pipa kecuali mungkin memiliki ekstensi hook-seperti kecil atau kerah kecil yang akan membuat rok geser dari sekitar di hook. Rok itu sendiri juga plastik, karet, atau vinil yang memiliki die-cut band ramping atau benang yang gelombang di air. Rok datang dalam slip-on varietas atau dapat
Bahan yang digunakan untuk memproduksi ikan umpan termasuk logam, kayu, gabus, dan plastik, tergantung pada jenis iming-iming. Kebanyakan godaan keputusan, apakah produsen komersial atau amatir, tidak membuat sendiri komponen individu kecuali untuk potongan timah dituangkan dan beberapa plastik. Umpan jatuh ke dalam beberapa kategori, masing-masing dengan karakteristik tertentu yang menarik perhatian ikan. Mereka termasuk sendok, pemintal, spinnerbaits, busi, jig, dan umpan plastik. Para spinnerbait dan jig adalah desain yang paling populer.
Materials used to manufacture fishing lures include metal, wood, cork, and plastic, depending on the type of lure. Most lure-makers, whether commercial manufacturers or amateurs, do not make the individual components themselves except for poured lead pieces and some molded plastic. Lures fall into several broad categories, each with specific characteristics that catch the fish's attention. They include spoons, spinners, spinnerbaits, plugs, jigs, and plastic lures. The spinnerbait and jig are the most popular designs.
Bahan yang digunakan untuk memproduksi ikan umpan termasuk logam, kayu, gabus, dan plastik, tergantung pada jenis iming-iming. Kebanyakan godaan keputusan, apakah produsen komersial atau amatir, tidak membuat sendiri komponen individu kecuali untuk potongan timah dituangkan dan beberapa plastik. Umpan jatuh ke dalam beberapa kategori, masing-masing dengan karakteristik tertentu yang menarik perhatian ikan. Mereka termasuk sendok, pemintal, spinnerbaits, busi, jig, dan umpan plastik. Para spinnerbait dan jig adalah desain yang paling populer.
diikat. Mereka juga tersedia dalam berbagai warna, ukuran, dan varietas.
Membuat jig
* 5 jig ini juga merupakan kepala timah. Sebuah kait ditempatkan dalam cetakan memimpin; cetakan ini berbeda karena mata kail akan memperpanjang melalui kepala timah. Memimpin dituangkan, didinginkan, dan dikeluarkan dari cetakan.
* 6 Anda suka kepala spinnerbait, kepala jig yang dicat dan selesai. Seorang penjaga gulma serat ditempatkan di samping kepala untuk mencegah jig dari kekusutan di gulma atau kuas. Sebuah slip-on kerah dipasang di hook antara kepala dan tikungan di hook, dan bunyi dilampirkan. Mainan kerincingan, sekali lagi, datang dalam berbagai ukuran dan bentuk, dan tujuan mereka adalah untuk meniru suara lobster atau crawdad bawah air.
* 7 Sebuah rok-rok kiper dan diikat di hook. Para jig itu sendiri selesai, tapi jig juga dapat digunakan sebagai akhir kait pada rig pemintal untuk membuat kombinasi jig-pemintal.
Quality Control
Kontrol kualitas adalah penting untuk produsen dalam memproduksi produk berkualitas tinggi secara konsisten yang telah terbukti di lapangan. Reputasi adalah titik penjualan yang signifikan dalam bisnis yang kompetitif. Komponen dipilih dengan benar.
Produk samping / Limbah
Produk sampingan tidak hasil dari pembuatan memikat, tetapi kombinasi tak berujung komponen dan kemungkinan membuat iming-iming pembuat sibuk kreatif dalam memproduksi berbagai produk. Sejumlah kecil limbah timah dan logam yang dihasilkan dan dibuang; memimpin terbuang tidak cukup besar dalam jumlah untuk menciptakan bahaya. Demikian pula, paparan timah meleleh atau asap selama proses pencetakan-kepala tidak cukup besar untuk menjadi terukur dan tidak menimbulkan bahaya keamanan, baik untuk pekerja perakitan atau hobi rumah.
Masa Depan

Wednesday, March 19, 2014

rotasi bumi

Rotasi bumi adalah gerakan bumi pada porosnya. Poros adalah sumbu bumi. Sumbu itu hanya bersifat khayal. bumi berputar berlawanan dengan arah jarum jam yaitu dari barat ke timur. Beberapa akibat rotasi bumi adalah sebagai berikut:

1. Bumi mengalami pergantian sing dan malam
Bumi berputar pada porosnya selama 24 jam. Ketika berputar , bagian - bagian bumi yang menghadap cahaya matahari mengalamai siang dan bagian sebaliknya akan mengalami malam. siang dan malam akan terus berganti selama bumi masih berputar.

2. Matahari seolah-olah terbit dai timur dan terbenam dari barat
akibat gerak rotasi bumi dari barat ke timur maka matahari kelihatan bergerak terbit dari sebelah timur terbenam dari sebelah barat. Pada sebenarnya matahari tidak bergeser . Gerakan matahari tersebut dinamakan gerak semu harian matahari.

3. Terjadinya perbedaan dan pembagian waktu
 secara terperinci Indonesia memiliki 3 daerah waktu: waktu indonesia bagian barat (WIB),wak tu tengah (WITA), dan Waktu indonesia bagian timur (WIT)

4. Terjadi gerakan udara (angin)
saat berotasi, bagian bagian bumi yang mendapat penyinaran matahari tertentu bergantian, bukan ? nah, penyinaran matahari pada bagian permukaan bumi tentu mengakibatkan pergantian suhu pada siang maupun malam hari.



Wednesday, March 5, 2014

Pengnalan PHP

Pengenalan PHP

Apa sih PHP itu?
OK, dalam tutorial PHP sebelumnya, kita sudah menyiapkan server untuk belajar PHP menggunakan PHP Triad (anda juga bisa gunakan XAMPP atau pake t server yang lainnya, silakan daftar di sini untuk mempelajari lebih lanjut tentang hal tersebut). Pertanyaan berikutnya adalah sebetulnya PHP itu apa sih ?  Untuk menjawab pertanyaan itulah tutorial tentang pengenalan PHP ini saya buat sebagai awal dari seri tutorial belajar PHP ini.
Penjelasan sederhananya adalah bahwa PHP merupakan sebuah program tambahan yang ada dalam software web server anda. PHP bisa anda temukan di web server Apache, Microsoft IIS, dan server-server lainnya (dalam kasus phptriad, web server yang digunakan adalah Apache Web Server). PHP ini gampang dipelajari lho, sama seperti VB yang tutorial dasar-dasar VB nya juga bisa anda baca di prothelon.com ini.
Cara menggunakan PHP juga sangat mudah. Pada prinsipnya anda hanya perlu menyisipkan kode PHP ke dalam tag-tag HTML yang sudah ada di situs anda.
Untuk memudahkan pemahaman anda dalam turoaial pengenalan PHP ini, saya akn coba jelaskan cara bekerjanya secara singkat seperti ini. Ketika ada yang mengakses web anda di halaman yang berisi kode PHP (tentunya dengan file berekstensi .php), server anda akan mengeksekusinya dan kemudian mengirimkan hasil eksekusinya ke web server untuk selanjutnya ditampilkan menggunakan kode HTML.
Itulah sebabnya anda perlu menginstal server anda sendiri untuk mengetes kode PHP anda secara lokal. Dalam hal ini, server merupakan otaknya dan fungsi browser hanyalah untuk menampilkan hasil output serverPHP ke PC klien, yaitu PC anda.
Ingat, PC anda tidak memerlukan tambahan khusus atau apapun untuk melihat hasil eksekusi kode PHP anda.
Mengapa? Karena begini. Browser anda kan sudah mengerti dan bisa menampilkan bahasa HTML. Web server akan mengolah kode PHP anda dan menampilkan outputnya langsung dalam format HTML. HTML inilah yang dikirimkan ke browser anda. Jadi, hasil output PHP akan diterima melalui internet oleh browser anda dalam format standar HTML. Tentu saja browser anda tidak memerlukan tambahan apapun, karena dia tetap menjalankan tugasnya persis seperti saat menampilkan halaman web tanpa script PHP.
Anda juga perlu tahu bahwa sama seperti HTML, PHP merupakan sebuah bahasa script atau kalau jaman saya dulu sering disebut interpreter. Hal ini berarti kode tidak perlu di-compile sebelum digunakan. Kode yang kita buat hanya akan diproses saat diperlukan. Ini berbeda dengan bahasa pemrograman seperti C, VB maupun Delphi yang perlu di-compile (di-compile artinya di ubah dari bentuk text ke bentuk bahasa mesin yang bisa langsung dieksekusi oleh komputer, biasanya ekstensi filenya adalah EXE).
Konsekuensinya enak, anda menulis kode PHP dalam bentuk teks dan menyimpannya dalam bentuk teks juga. Tapi…… script PHP anda jadi memerlukan interpreter yaitu server PHP untuk mengeksekusi kode PHP yang masih dalam bentuk teks, sedangkan pada program hasil compile dalam bentuk executable file tidak memerlukan program lain untuk bisa dieksekusi. Server PHP ini adalah penerjemah kode PHP menjadi bahasa mesin yang dikenal oleh hardware komputer.
Oh ya, kalau anda memerlukan pendalaman lebih detil tentang sintak-sintaks PHP, maka anda bisa mengunjungi situs  php.net. Situs ini berfungsi sebagai pusat pengembangan dan dokumentasi resmi dari PHP (ingat kan, PHP itu sifatnya open source, jadi harus ada tempat berkumpul dan berkoordinasi buat para pengembangnya. (kebayang kalau ndak ada yang koordinasi, bakalan ribet banget tuh proses pengembangannya, iya kan?).